2. Siapapun Bisa Menjadi Spiritualis

Spiritualis asal kata dari bahasa Inggris, dalam bahasa arab disebut Ruhaniawan yang artinya adalah seseorang yang menekuni jalan/ilmu khusus di bidang spiritual atau Ruh ( percikan Ruh TUHAN di dalam diri manusia ), dalam rangka mendekatkan diri dengan Tuhan.

Masyarakat awam maupun penekun dunia metafisika ataupun bathiniah seringkali pemahamannya keliru atas definisi/batasan pengertian Spiritual, yang keliru dianggap benar, sehingga menjadi Salah Kaprah. Melalui forum wawasan spiritual ini perlu dimulai pelurusan pengertian, sehingga ada perbaikan perbaikan proses pembelajaran dalam mencapai tujuan.

Paranormal itu bukan spiritual; Supranatural itu juga bukan spiritual; Dukun bukan spiritual; Kyai (istilah dalam agama islam) juga bukan spiritual dan lain lain. Tetapi Ruhaniawan itu sama hanya beda sebutan dengan spiritualis, yaitu seseorang yang memahami tentang seluk beluk RUH ( Percikan Cahaya Tuhan ).

Untuk memperjelas sebuah pemahaman, disini dibedakan antara RUH dengan ROH, ROH diartikan jiwa yang keluar dari jasad pada saat orang tersebut meninggal dunia/pindah alam. Jadi RUH tidak sama dengan ROH. ROH mempertanggung jawabkan atas semua perbuatannya semasa di dunia.

Salah kaprah berikutnya adalah Pemahaman untuk belajar spiritual harus punya bakat keturunan dari orang tua / leluhur, dan sebagainya. Ini tidak benar, suatu mahluk yang terlahir berwujud sebagai manusia, mempunyai kapasitas bisa merealisir eksistensi jati dirinya / Ruhani dan melalui tahap pemurnian, kesadarannya mampu mengadakan koneksitas dengan RUH TUHAN.

SPIRITUAL DAN ENERGI SPIRITUAL NUSANTARA

Spiritual.
Kajian tentang Spiritual atau RUH ( percikan Ruh Tuhan ) ini sudah dilakukn ribuan tahun yang lalu, dan sudah banyak sekali yang menemukan jalan kebenaran dan dilestarikan oleh para pengikut/penekunnya. Ilmu spiritual memang sulit dicerna secara Logika, karena memang bukan wilayahnya, disamping itu metodenya secara tradisional sulit diikuti dengan perkembangan zaman sekarang, terlebih di era kedepan.
Bahkan banyak sekali belajar ilmu spiritual, tetapi ujungnya yang didapat hanya pengetahuan/ doktrin tanpa mengalami secara Ruhani/Spiritual. Harapan belajar spiritual adalah untuk mengenal Jati Diri, kemudian mengenal Tuhan, dan selanjutnya Kesadarannya menyatu dengan Tuhan.

Energi Spiritual Nusantara (E.S.N)
Lembaga Energi Spiritual Nusantara mengembangkan dan menyempurnakan berbagai metoda spiritual tradisional hingga mengkristal inti sarinya, sehingga aplikasinya relative mudah, lebih cepat hasilnya yaitu dengan formula C*-Q.S ( Conditioning* – Quantum System ) dan sebagai kunci pemicunya adalaha Energi Spiritual Nusantara
Posisi sumber E.S.N terletak di perineum (istilah medis) dan yang dibangkitkan adalah berupa gulungan cahaya yang kualitas energinya sama dan satu frekuensi dengan Cahaya Ruhani. Fungsi Utama E.S.N adalah sebagai pembersih energi negative yang menempel pada jalur energi dan pusat pusat energi/cakra serta untuk meningkatkan Kecerdasan Kesadaran Diri.
Perbedaan yang nyata dengan mengolah spiritual secara energi, kita dapat merasakan energinya sekaligus mengalami sendiri sehingga keyakinan kita bisa lebih kuat, bukan katanya buku atau guru.

FORMULA “C*-QS” MENJADIKAN MUDAH BELAJAR SPIRITUAL

Bila pola pikir kita dan segala sesuatu dianggap mudah, maka dalam pelaksanaannya juga akan mudah. Demikian pula belajar spiritual, begitu mudahnya dan sekali saja merasakan pengalaman spiritual akan terasa bahagia yang tak terlupakan.
Siapapun manusianya, asalkan mempraktekkan formula “C*-QS” sesuai dengan petunjuk maka akan menjadi spiritualis hanya perlu waktu sehari, mudah kan ?! Selanjutnya jadikan latihan lanjutan laku spiritual sebagai hobi, secara otomatis aktifitas kehidupanmu menjadi lebih BERMAKNA.
Suatu kenyataan metode/formula spiritual dari yang berbasis agama ( Hindu, Budha, Kristen, Islam, dll ) dan aliran/kelompok tradisional, begitu rumit dan berat laku/perjalanannya, juga memerlukan waktu yang relative lama bahkan mencapai puluhan tahun. Tuntutan zaman dan masyarakat era sekarang dan kedepan yang serba cepat, efektif, mudah , hal ini menjadi tidak menarik bahkan ditinggalkan. Ini suatu tantangan dalam upaya melestarikan Ilmu Inti/Haq/Kesejatian/ruh; bukan ilmu kulit yang domainnya akal pikir yang dikendalikan Diri Palsu, bagaikan riak gelombang dilautan – hiruk pikuk menggelegar suara ombak tidak bermakna
Ilmu ini sangat tepat /cocok bagi manusia yang sedang memperdalam atau Pecari Diri Sejati – Jati Diri –Tuhan. Dan juga orang-orang yang sadar dalam sisa hidupnya ingin mengisi/beraktifitas dalam kehidupan yang lebih BERMAKNA.

Lembaga Energi Spiritual Nusantara akan menunjukkan Tujuan dan jalan, membimbing dalam Perjalanan Spiritual, serta menghantar sampai di TUJUAN.