SENYAWA ENERGI SPIRITUAL dengan ENERGI TUHAN DAPAT MENSUCIKAN JIWA.

Jiwa asal kata jiva (sansekerta),dalam bahasa Arab : Nafs. Jiwa inilah identitas Diri Sejati manusia,jiwalah yang mengendarai Raga,yang menggerakkan Raga,yang memfungsikan otak untuk berfikir. Ini contoh aktifitas jiwa kearah keluar/ekspresi jiwa, jiwa juga punya fasilitas untuk beraktifitas ke dalam yaitu ke Sumber kehidupan/Tuhan melalui wahana Hati.

Banyak yang salah kaprah tentang Hati,secara anatomi hati termasuk bagian dari Ruh,sebagai wahana Subyek Ruh. Pada diri manusia Hati sebagai wahana tempat bersemayamnya subyek Ruhani/Nurani,populer orang awam menyebut Hati – Nurani. Ani adalah pribadi atau jiwa yang digambarkan terdekat menyatu dengan Ruh,makanya disebut RuhAni,Ruh itu wujudnya cahaya atau Nur,jadi sering disebut NurAni.

SENYAWA ENERGI SPIRITUAL dengan ENERGI TUHAN DAPAT MENSUCIKAN JIWA.

Hati adalah murni suci,dan tidak pernah kotor, pada diri manusia jiwa bersemayam di Hati,melingkupi Hati,yang bisa kotor itu jiwa. Jadi kalau dilihat dari sudut pandang dari luar,seolah-olah Hatinya yang kotor,pada hal sejatinya jiwalah yang kotor. Oleh karena itu sasaran kita adalah bagaimana cara/teknik dapat mensucikan jiwa dengan efektif dan efisien

Setelah menyelami jiwa secara mendalam,dapat diilustrasikan bahwa jiwa terdiri 7 lapis utama dari sangat kompleks anatomi dan fungsi jiwa. Ada 3 subyek jiwa kita bagi untuk memudahkan penjelasan yaitu : a. Diri Sejati,ini tidak pernah tercemar oleh interaksi energi negatif.  b. Diri Bijak, ini hanya sangat sedikit/tipis bisa terkontaminasi energi negatif. c. Diri Palsu, inilah yang sangat responsif terhadap energi negatif,sehingga jiwa lapis luar ini mudah kotor. Solusi untuk mensucikan jiwa,telah dirancang formulasi khusus,bekerja sangat efektif dan efisien,dengan prinsip persenyawaan : Energi Spiritual Nusantara + Energi Ruhani + Energi Tuhan.

24 Februari 2013 – Ronggo Alam