PARA UTUSAN TUHAN,HANYALAH PENYAMPAI KEBENARAN.

Rasul adalah manusia yang dipilih Tuhan dan diberi Tugas kusus untuk Menyampaikan Ajaran Kebenaran Tuhan. Masing-masing Rasul secara pribadi mempunyai lakon hidup sesuai hak dan ketetapan Tuhan, tiap pribadi tidak sama. Oleh karena itu banyak masing-masing umat yang salah kaprah,ingin menjalani hidupnya agar seperti Rasul, padahal mereka tidak diperankan sebagai Rasul. Setiap orang berpendapat boleh-boleh saja, tetapi kita perlu mencermati dan memahami secara prinsip.

Ada dua prinsip utama yang perlu kita sadari : 1. Utusan/Rasul Tuhan diberi tugas untuk menyampaikan Ajaran kebenaran Tuhan kepada umat manusia,soal umat itu menerima atau menolak,bukan urusan Rasul.  2. Umat yang menerima,berkewajiban mampu menyerap dan melaksanakan Ajaran Kebenaran Tuhan yang disampaikan atau diwariskan dari Rasul tersebut secara paripurna. Ini yang terpenting, bukan lakon hidupnya Rasul yang ditiru dengan alasan meneladani,itu hanya kesemuan belaka,dengan seenaknya tidak sportif milih-milih,kalau tidak bisa ?!, lha mereka kan Rasul, sedangkan saya tidak. Hentikan kekaburan kepalsuan, hanyabuang waktu,justru yang penting dan utama tidak dihayati dan dijalankan yaitu : Ajaran kebeneran yang disampaikan Rasul tersebut.

 utusan tuhan

Akibatnya muncul fakta seolah-olah tiap Rasul dijamannya masing-masing tidak berdaya menghadapi Ulah negatif manusia atau populer disebut : OKNUMNYA. Dan sampai saat ini sajian perilaku umat di Bumi ini realitanya sungguh masih memprihatinkan. Diperlukan perjuangan dan tekad yang kuat untuk mengadakan perubahan diri pribadi agar tidak termasuk dalam Tudingan katagori : ” OKNUMNYA ”,sedangkan diakui bahwa Ajaran yang disampaikan adalah Kebenaran.

3 Februari 2013 – Ronggo Alam