MENDALAMI AGAMA, GURUNYA BENAR, HIDUPNYA SENGSARA.

Pengertian mendalami Agama yang dimaksud tidak sekedar kulit,atau yang tersurat,tetapi yang tersirat,lebih dalam lagi yang tersembunyi,dan lebih dalam lagi yang bersifat Rahasia. Tahapan yang dipelajari mulai dari : bagaimana cara/jalan/metoda, bagaimana memahami esensi atau hakekatnya,dan bagaimana menemukan yang Rahasia menjadi tidak Rahasia lagi.

belajar agama

Gurunya Benar,artinya Guru tersebut telah mengalami dan mempunyai kemampuan untuk membimbing,sehingga yang dibimbing sampai pada tujuan yang didalami. Yang menjadi bahasan adalah mengapa pada umumnya yang mendalami Agama Sampai Tuntas,tampaknya dari luar,kehidupan orang tersebut menjadi sengsara dibandingkan dengan sebelumnya.

Sesungguhnya apa yang terjadi pada orang tersebut ?, pendalaman Agama sampai pada level Tuntas, ternyata pada diri orang tersebut terjadi perubahan yang bersifat revolusioner, cara berpikirnya berubah,mentalnya berubah,kesadarannya berubah,terbebas dari kemelekatan keduniawian,pola hidupnya berubah menjadi sangat sederhana,secukupnya sesuai kebutuhan,terkesan tampak dari luar hidupnya sengsara. Anehnya orang tersebut merasakan tidak seperti yang disangkakan orang awam,bahkan dia merasakan kebahagiaan bathin yang luar biasa. Semua pikiran dan perbuatan dikarenakan Tuhan,untuk dipersembahkan Tuhan.

Hanya sudut pandang,karena beda orientasi dan persepsi,pendalaman Agama sampai dengan Tuntas,terutama dalam proses peleburan dosa/energi negatif untuk pensucian diri,dampak ekspresi pada diri adalah berupa ujian dari Tuhan dalam rangka pembersihan dan pembebasan dari kemelekatan duniawi untuk masuk ke demensi KeTuhanan. Kondisi ini disebut oleh orang awam sebagai hidupnya sengsara,dan faktanya adalah demikian,sampai pada saatnya Tuhan menilai  orang tersebut layak diberikan Amanah,berupa ilmu atau harta atau Karunia yang lain.

24 Januari 2013 – Ronggo Alam