MENCARI PENCERAHAN BATHIN

MENCARI PENCERAHAN BATHIN.

Banyak ungkapan,seperti : bathinku sedih,bathinku tertekan,bathinku serasa teriris,bathinku tenang,dll. Berarti yang dimaksud BATHIN adalah ungkapan rasa hati,suasana hati,suasana jiwa. Hal senada,artinya sama tapi beda ungkapan : olah roso, olah jiwa, olah bathin. Apabila seseorang bathinya gelap,dapat dipastikan tidak akan sukses menjadi spiritualis ( ruhaniawan ).

mencari pencerahan bathin

Tanda-tanda manusia yang dalam kegelapan bathin,antara lain : segala sesuatu secara terang-terangan ataupun terselubung pamrih halus adalah demi kepentingannya sendiri atau Egois, segala sesuatu diukur dengan logika, tidak pernah merasa cukup, kedamaian bathin terusik, prinsip-prinsip kebenaran mudah dilanggar,dll. Oleh karena itu banyak manusia beriktiar agar Bathinnya Terang. Salah satu metoda disini adalah melalui proses pencerahan bathin dengan cara membersihkan jiwa hingga mencapai jiwa suci atau Diri Sejati,sebagai bekal untuk mengenal Jati Diri atau Ruhani nya.

Bathin yang gelap disebabkan berfungsinya secara aktif tanpa kendali,bahkan terkuatkannya Jiwa Ego – Jiwa Amarah – Jiwa Keinginan menguasai atau mengendalikan Raga,terutama Otak dengan panca inderasebagai alat sensorisnya. Dalam proses pencerahan bathin,kondisi ini harus dirubah 180 derajad atau secara sadar kendali kehidupan diambil alih oleh fungsi jiwa suci atau Diri Sejati kita. Akibatnya jiwa kita menjadi Terang atau mengalami ” Pencerahan Bathin ”.

Manfaat pada posisi pencerahan bathin,kita mudah mengenal Jati Diri/Ruhani kita, dengan teknik transformasi kusus,kesadaran Ruhani kita dimurnikan energinya sehingga dalam satu frekwensi denganRuhsuci/Ruhqudus,selanjutnya diproses lagi sehingga energi kesadaran kita dalam satu keadaan /satu frekwensi dengan RuhTuhan yang ada dalam diri kita. Inilah penjabaran energi dari suatu ungkapan ” Kenali dirimu maka engkau akan mengenal Tuhan ”.

18 januari 13 – Ronggo Alam