MANUSIA SEMAKIN TERPISAH DENGAN TUHANNYA.

Sewaktu bayi lahir,ubun-ubun masih lunak,sistem informasi alam semesta masih berfungsi baik. Kondisi jiwa masih murni,hubungan manusia dengan Tuhan sangat dekat.

Seiring bertambahnya usia,tulang daerah ubun2 mengeras,sistem tertutup,seolah anda terpisah dg Tuhan. Jiwa terkotori seiring dengan perkembangan fungsi jiwa:Ego-Amarah-Keinginan yg semakin meningkat. Level persepsi kesadaran anda masuk pada kesadaran fisik atau Diri palsu.

manusia yg jauh dari tuhannya 2Persepsi manusia pada level kesadaran fisik, adalah terpisah dengan Tuhannya. Mondar-mandir dg segala cara mencari TuhanNya, tidak pernah ketemu. Sudah belajar Agama,dari SD – Perguruan tinggi,bahkan ajal hampir tiba juga tdk ketemu Tuhan. Lebih celaka lagi,utk kemulyaan,kolaborasi dg mahluk halus,yg justru mengotori jiwa. Kondisi seperti ini menyebabkan manusia semakin terpisah dg Tuhannya.

Tuhan menciptakan bangsa manusia tentu ada tujuannya. Lahir sebagai manusia,adalah fase terdekat utk dapat mengenal dan kembali ke asal yaitu Tuhan YME. Potensi istimewa ini harus kita cermati agar bisa merealisasikannya. Ternyata konsep dasarnya adalah Mudah,yaitu kembali seperti bayi.

 Bayi, jiwanya murni, dan sistem informasi alam semestannya berfungsi dg baik.

 4 Januari 2013

Ronggo Alam