MANUSIA SEJATI, DAPAT MENGALAHKAN SETAN.

Manusia sejati adalah manusia yang telah mengenal Jati Diri nya, yang kesadaran nya telah melampaui jiwa yang melekat pada Diri Palsu – jiwa tenang – jiwa bijak dan jiwa suci.

Dalam hal ini manusia tersebut sudah mempunyai kecerdasan spiritual sangat jauh dibanding manusia lainnya, karena kecerdasan spiritual nya sudah menyatu dengan sang pencipta.  Kecerdasan spiritual yang menyatu dengan alam semesta, universal, tanpa batasan.

Jiwa yang Suci atau Ani : bisa terhubung dengan RUH, sehingga populer disebut Ruh Ani atau NurAni inilah Jati Diri manusia,yaitu Pribadi/jiwa yang telah mengenal Ruh – Nur – Cahaya dari Tuhan. Manusia sejati adalah manusia yang telah aktif Nurani.nya, mencerahi jiwa dan raga. Dengan daya atau energi nurani ini Setan dapat dikalahkan.

manusia sejati

Gabungan kondisi kesucian dan keyakinan,menghantar kuat seseorang dalam berproses menjadi manusia Sejati, yang bisa memahami kehendak Tuhan, dan mudah menangkap petunjuk kebenaran Tuhan, baik melalui firman – firman Tuhan dalam kitab suci maupun kitab Alam Semesta yang terhampar luas multi dimensi – universal atau kitab dalam diri manusia.

Populasi manusia sejati di muka Bumi ini tidak lebih dari 2 % dari seluruh jumlah umat manusia,dan berfungsi sebagai penegak Kebenaran Tuhan selama ini,sebagai sumber pencerahan bagi manusia awam/Diri Palsu, dan secara turun temurun gigih melawan kekuasaan kerajaan kegelapan.

Dalam Ranah Ilmu Spiritual, Manusia sejati adalah sebuah pencapaian yang dicapai melalui jalan yang panjang. Manusia yang belajar spiritual harus melalui banyak tingkatan, yang memakan waktu sangat panjang, untuk mencapai tingkatan Manusia Sejati ini. Tetapi bila mendapatkan metode yang efektif dan efisien maka akan sangat memudahkan proses belajar spiritual dan ilmu spiritual yang didapat adalah ilmu dan pengetahuan yang berdasarkan praktek sendiri, pengalaman sendiri, bebas dari dogma dan tradisi yang telah mengakar kuat.

25 Maret 13 – Ronggo Alam