MANUSIA MEWARISI DOSA TURUNAN.

Kajian dalam konteks ini memerlukan ketenangan dan jangan terburu-buru apriori, karena pada kenyataannya persepsi kita tergantung informasi yang berasal dari cerita atau doktrin tanpa mengalami sendiri.

Kita telusuri dari perjalanan ” Bapak bangsa manusia : ADAM ” dari versi Agama,oleh sebab tidak taat,maka Adam terkena dosa dan harus menjalani hidup di Bumi ini. Adam menurunkan anak-anaknya dalam keadaan dosa, keturunan Adam berkembang biak, ada yang sesama manusia dan ada yang crossing dengan mahluk lain. Pintu masuk ke alam sorgawi terbuka lebar sebagaimana yang dialami Adam, manakala tobat dan ampunan dosa manusa telah mendapat pengampunan dari Tuhan.

manusia mewarisi dosa turunan

Reproduksi anak manusia terus bergulir hingga saat ini,kita simak diri kita sendiri, estafet kehidupan dimulai dari pembuahan antara ovum (sel telur) dari ibu dengan spermatozoa dari ayah. Baik ovum maupun spermatozoa adalah hidup,mengandung warisan roh genetic fisik+karakter, juga mewarisi energi positif+negative (dosa) dari jalur nenek+kakek leluhur sang ibu, demikian juga jalur leluhur dari sang ayah. Jadi sewaktu terjadi pembuahan/zygote,berkembang menjadi janin/wadah, misal score nilai energi negative (dosa) yang terbawa dari leluhur ibu : 15 %, dan dari leluhur ayah 20 %, maka wadah janin dalam kandungan tersebut score nya : 35 % negatif : 65 % positif.

11 februari 13 – Ronggo Alam