LEBIH BUAS DARI BINATANG.

Otak manusia jauh lebih sempurna dari pada otak binatang. Fungsi otak manusia yg menonjol: berfikir, kecerdasan, kesadaran,instink, yg tdak dimiliki binatang. Otak binatang lebih menonjol dalam fungsi kontrol emosi dilapis sub cortex cerebral, dan naluri.  Bila kesadaran manusia dikendalikan lapis jiwa emosi dan jiwa keinginan, sifat kebinatangan akan mendominasi. Ekspresi manusia pada kondisi ini populer disebut RAJA TEGA.

binatang-buas

Manusia Raja Tega, masukan yg disetujui cenderung yg bersifat negatifitas. Bisikan kebenaran hati nurani terkunci, lebih memilih bisikan setan – iblis. Terbentuklah wujudnya manusia,tapi perbuatannya lebih buas dari bangsa binatang manapun. Memesan orang utk membunuh orang yg dibenci itu hal kecil, amoral, aniaya, korupsi, membunuh anak sendiripun dg tersenyum. Bahkan yg lebih parah lagi, berani melawan orang tua sendiri, dengan bangganya menceritakan kepada kawan2nya.

Populasi Manusia Raja Tega di bumi Nusantara ini jumlahnya jangan sampai meningkat. Upaya preventif sedini mungkin harus dilakukan, dengan cara membangun karakter positif. Kondisi  ” KEMISKINAN ” dalam arti luas, penyebab utama terbentuknya Manusia Raja Tega. Miskin  harta,miskin moral, miskin pengetahuan,dll, ini memerlukan SOLUSI !. Solusinya, diperlukan formula khusus, partisipasi semua pihak, dalam gerakan masal.

 6 januari 2013 – Ronggo Alam