KECERDASAN PIKIRAN, SENJATA MANUSIA.

Tuhan menciptakan manusia dengan rancang bangun dan unsur-unsur yang Multi kompleks-multi fungsi-multi tujuan, penuh keistimewaan dan secara fisik sebagai mahluk di Bumi telah mengalami proses evolusi lebih sempurna hingga menjadi mahluk yang mampu berfikir (primata), ditandai terbentuknya otak Neo Cortex Cerebral ( istilah biologi), pada bangsa Mamalia mengandalkan fungsi otak kecil, dan pada bangsa Reptilia lebih fungsikan Batang otak.

Terkait konteks energi spiritual, otak kita bagi dalam 3 fungsi dasar yaitu : 1. Otak besar ( neo cortex ), yang berfungsi untuk berfikir,logika,analitik,kreasi,instropeksi,dll. 2. Sub otak besar ( sub neo cortex ), yang mengatur fungsi Emosi/sistem limbik/kerajaan emosi. 3. Batang otak, yang mengatur fungsi dasar kehidupan : sistem pernafasan, sistem sirkulasi darah, dan sistem pencernaan. Ke 3 fungsi otak ini kita optimalkan fungsinya menurut kepentingannya,agar sinergi positif bagi kehidupan manusia dengan pancaran energi dari sumber medan energi sesuai jalur anatomi.nya.

  1. Dari Medan energi yang berlokasi di bawah pusar, salurkan ke neo cortex otak akan meningkatkan kecerdasan pikiran ( IQ ) dan menghambat kematian sel-sel otak ( normal sel otak mati 10.ribu/hari, jumlah total sel otak sekitar 100.milyard ).
  2. Dari medan energi hati(tengah dada) salurkan ke sub cortico otak,akan meningkatkan kecerdasan emosi ( E.Q ) dan menyelaraskan fungsi-fungsi kelenjar : Lacrimalis-Thalamus-Hypothalamus dan Peneal.
  3. Dari medan energi matake tiga, salurkan ke batang otak,akan meningkatkan kecerdasan spiritual ( S Q ),menyelaraskan fungsi pikiran-emosi/jiwa-Ruh dengan wilayah alam semesta dan Tuhan.

kecerdasan pikiran

Jadi senjata manusia dengan kecerdasan pikiran positif saja sudah hebat, namun akan lebih ampuh bila mampu meningkatkan kesadaran kecerdasan pikiran + kecerdasan emosi + kecerdasan spiritual, resultante energi dari kesemuanya akan mencetak manusia yang : Kreatif – Produktif – Damai – Kasih sayang dan BERMAKNA .

12 februari 13 – Ronggo Alam