BELAJAR AGAMA APAPUN, HANYA SEBATAS KULIT, MEMUDAHKAN KERJA SETAN

Setiap Agama apapun yang datangnya dari Tuhan,tentu mengajarkan : Kebenaran – Kebajikan – Kedamaian – Keselamatan – Kebahagiaan,dll, di Dunia dan Akhirat. Dan masing-masing mempunyai materi dan prosedur baku yang harus dipelajari dan dipraktekan. Bila dijalankan dengan benar,akan menghasilkan umat yang berbudi luhur/berakhlaq mulia,pembawa rahmat dan perdamaian umat manusia.

Namun setan tidak menghendaki hal tersebut terjadi,sehingga tiap manusia dalam berproses belajar Agama dihalang-halangi agar : Pemahamannya keliru; Merasa benar sendiri; Malas,dll. Dan upaya setan ternyata tidak sia-sia, hampir setiap Agama, faktanya secara intern terpecah menjadi beberapa aliran/paham, bahkan secara terselubung atau terbuka terjadi konflik antar Agama, jauh dari maksud Agama.

BELAJAR AGAMA APAPUN - HANYA SEBATAS KULIT - MEMUDAHKAN KERJA SETAN

Kalau dicermati – mengapa setan sukses memperdaya manusia ?, ternyata setelah dikaji mendalam, kuncinya terletak pada level pemahaman dalam belajar Agama masih sebatas kulit atau permukaan, belum sampai pada level inti dari substansi materi pelajaran suatu Agama. Bila hal ini tidak disadari para tokoh Agama, dan segera mengadakan perbaikan pola – sistem – metoda, dll, maka pembiaran seperti ini produknya akan seperti itu/seperti saat ini. Sebaiknya jangan merasa benar dan bangga menjadi/menyebut : ITU KAN OKNUM ! begitu banyaknya Oknum-Oknum ?? Mengapa tidak instropeksi dan mengadakan Evaluasi !?.

Dihimbau dengan tulus, agar tidak kena pengaruh setan dan mendapat predikat Oknum, bagi seluruh umat beragama apapun, berproseslah sampai pada kedalaman intisari Agama. Syukur kompak mampu melawan dan mengalahkan setan.

Bila umat manusia tidak segera sadar, dan mengadakan upaya perbaikan, kekompakan – Damai – kemudian bersama sama mengatasi kondisi ini, umat manusia kedepan akan semakin dalam kehancuran ?

14 Maret 2013 – Ronggo Alam

1 comment for “BELAJAR AGAMA APAPUN, HANYA SEBATAS KULIT, MEMUDAHKAN KERJA SETAN

Comments are closed.