BEBASKAN DIRIMU DARI BELENGGU KESENGSARAAN

Sumber kesengsaraan adalah jiwa keinginan !, pengendali Raga terdepan,pusat aktifitasnya di otak besar,memainkan fungsi 5 panca indera. Jiwa keinginan dibawah kendali Jiwa Ego dan jiwa Amarah. Inilah faktor penyebab internal,sedangkan penyebab faktor eksternal yang tidak kalah hebatnya adalah tipu daya Syetan agar manusia tersesat dan sengsara menemaninya di Neraka.

Manusia hidup tentu punya keinginan, ini wajar, dan manusia dihidupkan Tuhan di Bumi ini sudah dilengkapi dengan Hak rejeki dan lakon hidup masing-masing( takdir,hak Tuhan ). Sedangkan hak dan kewajiban manusia beriktiar dan doa menjalani nasib kehidupan hingga ketemu tiap-tiap takdir kehidupannya ( nasib, hak dan kewajicn manusia ). Hanya manusia yang memahami kehendak Tuhan dan menerima dengan ikhlas apa yang didapat,tergolong manusia yang mengerti dan bisa bersyukur,yang bisa terlepas dari kesengsaraan.

 BEBASKAN DIRIMU DARI BELENGGU KESENGSARAAN.

Sebaliknya bagi yang banyak keinginan dan merasa kurang terus,tiap keinginan akan membelenggu jiwa dalam duka-sengsara. Coba anda tidak usah punya keinginan apa-apa,secara otomatis tidak ada kesengsaraan ! ?, pertanyaan logis berikutnya,apakah manusia tidak boleh punya keinginan ?jawabnya boleh !,setinggi langitpun boleh,tetapi juga harus bisa menyadari dan siap mental,bila tak tercapai-disikapi dengan positif sehingga tidak menimbulkan efek jiwa dalam kesengsaraan.

Perjuangan pertama untuk membebaskan dirimu dari belenggu kesengsaraan adalah : perangi dan kalahkan Diri Palsu,pegang teguh,masuk kekesadaran Diri Bijak,syukur bisa diposisi Diri Sejati. Kemudian Perjuangan ke dua : seindah atau sebesar apapun harapan yang diberikan oleh Syetan,walau logis dan lembut-tersamar modus tipu daya Syetan,jangan diterima atau diikuti !,maka hidupmu akan dalam Kedamaian dan Bahagia-Selamat.

20 Februari – Ronggo Alam