ADA PAMRIH,TUHAN TIDAK TERIMA.

Sedikitnya kita harus berupaya ” Memahami Kehendak Tuhan ”, Tuhan berkehendak menciptakan manusia, Tuhan menghendaki ciptaanNya yang bernama manusia ini dapat mengenali Sang Penciptannya, dan atas KehendakNya agar bisa mengenaliNya ditiupkanlah : ” RAHASIA DZAT RUH TUHAN ” ke dalam Diri Manusia. Inilah misteri/rahasia keistimewaan manusia dibandingkan dengan mahluk ciptaan lainnya, Rahasia ini di era terdahulu tidak sembarang manusia diberitahu, tetapi di jaman sekarang saatnya kita buka agar setiap manusia memahami atas keistimewaan dirinya.

Langkah awal kita harus mengenali fasilitas fungsi yang ada dalam diri kita sendiri ( kenal diri ), dan memahami apa maksudnya Tuhan memberi masa hidup hadir di Bumi ini. Dalam konteks ini Tuhan menghendaki : Manusia selama di Bumi, agar menjalani proses pemurnian atas noda energi negatif/dosa,dan menghimpun energi positif/kebaikan yang asalnya dari Tuhan – untuk dipersembahkan hanya kepada Tuhan,tidak ada pamrih atau niatan untuk yang selain Tuhan.

ADA PAMRIH,TUHAN TIDAK TERIMA.

Didalam proses, sedikit saja ada pamrih menyelimuti setiap perbuatan menjalani kehidupan di Bumi, baik didalam Berniat – Berpikir – Berucap – Bertindak untuk selain Tuhan, maka Tuhan tidak akan menerimaNya !. Kesadaran atas pemahaman ini menjadi sangat Penting,agar tidak sia-sia,merasa sudah berbuat kebaikan/menghimpun energi positif Tuhan,ternyata kenyataannya tidak diterima oleh Tuhan.

Hasrat atau gejolak ada pamrih ( apapun alasannya ) ini sumbernya adalah dari jiwa lapis 6 ( jiwa amarah ) dan bila terkoneksi dengan jiwa lapis 7 ( jiwa keinginan ) akan menyeruak muncul menjadi kehendak pribadi. Itulah sebabnya yang perlu ditangani adalah menjinakkan-bila perlu mematikan fungsi Diri Palsu,inilah strategi solusi yang langsung menghujam ke titik sasaran.

16 februari 2013 –  Ronggo Alam

1 comment for “ADA PAMRIH,TUHAN TIDAK TERIMA.

Comments are closed.